Beberapa hari ini pengen nangis aja bawaannya. Jadi begini ceritanya, di postingan sebelumnya saya pernah menulis bahwa saya ingin lulus tahun ini dan celebrating my convocation with joyfull, bisa bisa bisa sebenarnya bisa. tapi ada beberapa hal yang membuatnya tidak bisa. tidak memungkiri, pasca reasearch saya berubah jadi seorang pemalas yang luar biasa, mungkin saya jenuh setelah hampir satu tahun tiada henti ke lapang. belum lagi ditambah hal-hal lain yang membuat ini semakin mampet. Beberapa temen bilang kalau saya sibuk pacaran, yaaaaaaaaaa..dan hal inilah yang sebenarnya tidak terlalu enak didengar dan tidak terlalu nyaman untuk masuk ke hati. Pacaran, emang saat ini saya sedang menikmati my newly couple, kenapa tidak dan menurut saya bukan itu penghalang terbesarnya, tidak seharusnya mereka menjudge seperti itu. mereka tidak tau menahui mengenai beberapa hal yang belum bisa saya selesaikan. saya bisa membagi waktu antara pacaran dan mengerjakan skripsi, tapi pada suatu ketika saya menemui hambatan yang tidak bisa saya selesaikan dan belum ada seorangpun yang bisa membantu saya meluruskan benang kusut itu, saya masih maklum karena saat ini semua pihak sangat sibuk dengan urusan masing-masing, saya gag pengen jadi penghambat yang menghambat urusan mereka padahal saya sendiri terhambat, setiap hari saya surfing ke berbagai jurnal untuk memecahkan permasalahan saya, hingga akhir-akhir ini saya menemukan 90% solusi, tapi saya masih butuh 10% dari pembimbing untuk mencapai 100%, apalagi saya tahu betul pembimbing saya masih sibuk dan sekali lagi saya tidak mau jadi 'the gregel' saya yakin beliau mengerti kapan saya mau lulus. jadi kalau boleh diperjelas, bukan si dia yang jadi penghalang saya untuk skripsi, tapi justru kemauan dan hambatan dari dalam dan teknis saya.
Sementara teman-teman saya dari temen SMA, hingga temen-temen mampu kuliah dan temen-temen UPM celebrating their convocation saya masih sibuk dengan skripsi saya. tapi tidak apa, yang sebenarnya mereka katakan benar dan harusnya jadi motivasi bagi saya pribadi, di fase ini saya memahami keterlambatan saya, apalagi yang bisa diusahakan kecuali berdoa.
ps : selamat bagi semua yang wisuda akhir tahun ini, semoga saya segera menyusul dan sukses bersama. amiin
Sementara teman-teman saya dari temen SMA, hingga temen-temen mampu kuliah dan temen-temen UPM celebrating their convocation saya masih sibuk dengan skripsi saya. tapi tidak apa, yang sebenarnya mereka katakan benar dan harusnya jadi motivasi bagi saya pribadi, di fase ini saya memahami keterlambatan saya, apalagi yang bisa diusahakan kecuali berdoa.
ps : selamat bagi semua yang wisuda akhir tahun ini, semoga saya segera menyusul dan sukses bersama. amiin