Surveyor wannabe, itu cuma judul yang saya pantes-pantesin aja. hehehe
sebenernya dari awal udah gag niat berangkat sih....jadi gini. kemaren dari anak-anak KMIT (Keluarga Mahasiswa Ilmu Tanah) ngaain suatu acara yang judulnya SST ( Pelatihan Survei dan Pemetaan) untuk anak-anak Marmut (Mahasiswa Agroteknologi Minat Tanah) #saya dan temen-temen. Dari awal acara itu sebenernya saya udah males banget, mikirnya, ngapain sih ada acara yang gag penting? padahala kita udah sibuk banget sama agenda yang udah kita punya..hassshhh!!!
Dateng pelatihannya pun udah males-malesan. dan kemaren adalah puncak dari serangkaian acara, dimana kita anak-anak Marmut sama panitia nginep di desa Jatiyoso. Gag mau ambil resiko saya pun ikut dengan motor andalan saya tapi dibonceng. Hehehhe
1,5 jam perjalanan membuat pantat saya gempor, sampai di lokasi basecamp.....................bener-bener gag seperti yang saya bayangkan. tempatnya jelata banget (tapi semua itu gag jadi masalah, saya bisa kok survive di mana aja) #membusungkan dada...hahahaha. hari pertama di basecamp diisi sama nonton film da n pembekalan materi, saat itu saya baru sadar kalo acara ini bener-bener penting, ya setelah seorang dosesn senior mebekali kami dengan materi beliau. Ruarrrrrr biasa... beliau mapu memelekkan puluhan mata yang sudah terkantuk capek..salute with the biggest honor ^^
Malemnya kita disuguhi penampilan parodi koplak dari anak-anak seni KMIT, lumayan berhasil mengocok perut kami :D. dan setelah acara di tutup dan MC mengajak kami berjargon KMIT, kami udah lemes ngantuk dan ogah-ogah tereak....hahahahah
ini neh yang gag bisa saya lupakan. Survey!!!
keesokan harinya dengan bermodal peta, kompas, GPS, Klinometer dan peralatan serta bekal hahahaha, saya dan kelompok saya (Diah Ayu Ardiantika, Maria Niken Puri, Lintang CJ, Muhammas Fachreza Trikaputra, IlhamKurniansyah, Andithia Sidik dan Muhammad Qodar) ditugskan untuk mencari 2 titik yang letaknya.....kami belum tau karena kami hanya diberi clue oordinatnya saja. dengan didampingi beberapa anak-anak KMIT kita memulai perjalanan mencari kitab suci Tidak sesimple yang saya bayangkan, ternyata medan yang harus kami lewati memang bukanlah medan biasaaaaaaaaaaaaaaaa #siti nur haliza mode : on. kami harus menaiki 3 bukit yang sangat curan dengan 2 igir berupai sungai naik sperti spiderman, dan turun hanya mengandalkan pantat.. bener-bener survei terparah yang pernah saya lakukan, dulu ketika saya naik gunung Lawu saja tidak separah ini. Untungnya saya mendapat kelompok yang yang Teamwork nya luar biasa dengan Leader Eja aka Muhammad Fachreza, Satu pelajaran moral yang bisa saya ambil di perjalanan saat itu :
"Ketika saya diharuskan melewati medan yang sulit, dan ketika kita berada di tengah-tengah medan, di mana saat itu sudah tidak ada lagi pegangan, sudah tidak ada lagi pijakan dan saya sudah hampir putus asa, ternyata masih ada yang mengulurkan tangan dan memberi dorongan dan semua itu membuat saya yakin saya bisa dan ternyata saya memang bisa"
Bahkan ketika saya sudah hampir putus asa dengan medannya saya berkata pada senior yang mendampingi, "saya membenci kalian semua, ini penyiksaan namanya" namun semua hal buruk yang saya pikirkan menghilang ketika momen "sudah lapar," kami manyantap bekal seadanya yang sudah basah dengan air hujan, di tepi sungai yang banjir dan airnya keruh. dengan keadaan yang sedemikian lapar kami tetepa makan, bener-bener kebersamaan yang luar biasa. Para senior yang menemani kami menyisipkan suatu motivasi yang luar biasa. Hingga akhirnya magrib kami sampai di basecamp dengan keadaan penuh tanah dan basah kuyub.
ketika itu saya berpikir, ternyata semua itu gag sia-sia dan banyak pelajaran yang bisa saya dapatkan. Terimakasih untuk kakak-kakak KMIT dan juga Teman-teman satu tim






No comments:
Post a Comment